isess2013.org

isess2013.org – Israel tengah bersiap untuk memulai operasi militer di Rafah, Palestina, yang merupakan kelanjutan dari aktivitas militernya di Khan Younis, bagian dari wilayah Gaza, Palestina.

Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant, telah mengumumkan bahwa pasukan Israel telah meninggalkan Gaza untuk bersiap-siap menjalankan misi lanjutan. “Pasukan keluar dan bersiap sebelum misi lanjutan mereka,” ujar Gallant, mengutip contoh aksi misi yang telah dilakukan di Shifa, dan yang akan dilakukan di wilayah Rafah.

Dalam suatu kunjungan ke Komando Selatan militer, Gallant menyampaikan bahwa persiapan untuk misi di Rafah telah diatur. Berdasarkan laporan CNN pada tanggal 8 April 2024, pernyataan ini menegaskan kesiapan Israel untuk melanjutkan tindakan militernya.

Setelah pertempuran intens di Khan Younis dengan Hamas, IDF (Israel Defense Forces) menganggap bahwa struktur militer Hamas di daerah tersebut telah berhasil dinetralisir, memungkinkan pasukan Israel untuk bergerak ke utara menuju Rafah.

Pada tanggal 7 April, IDF mengumumkan bahwa Divisi ke-98 telah ‘menyelesaikan misinya’ di Khan Younis dan telah ditarik dari Jalur Gaza untuk pemulihan dan persiapan operasi selanjutnya.

IDF menambahkan bahwa kekuatan besar yang dipimpin oleh Divisi 162 dan Brigade Nahal akan terus menjalankan operasi di Jalur Gaza, menegaskan komitmen mereka untuk mempertahankan kebebasan operasional IDF.

Letjen IDF, Herzi Halevi, menegaskan bahwa IDF tidak akan menghentikan operasi di Jalur Gaza meskipun telah terjadi penarikan pasukan. “Kami punya rencana dan akan bertindak ketika kami memutuskan,” ujarnya, menambahkan bahwa tujuan militer di Gaza belum sepenuhnya tercapai.

Israel menunjukkan ketegasan dalam strateginya terkait operasi militer di Rafah, sebagai lanjutan dari upaya sebelumnya di Khan Younis. Komitmen terhadap keberlanjutan operasi ini menegaskan posisi IDF dalam mengejar tujuannya untuk mencegah aktivitas militan di daerah tersebut.

By admin